Rabu, 13 Juni 2012

tugas bahasa Indonesia ke 3


ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP PELAYANAN PADA MIE AYAM HAJI KOKO

TUGAS PENULISAN RISET

Penulisan ini diajukan guna melengkapi tugas softskill mata kuliah Bahasa Indonesia 2 Kelas 3EA08 Jurusan Manajemen jenjang Strata Satu
Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma

Nama Kelompok :
·         Dani Hamdani/16209229
·         Nasrullahi Qorib Aziz
·         Satrio Wibowo/10209358
·        Moh. Sofyan
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS GUNADARMA
JAKARTA 2012
BAB I
TUJUAN DAN SASARAN

1.1 Latar Belakang Masalah
            Pada perusahaan jasa, pelayanan merupakan strategi perusahaan untuk merebut pangsa pasar dalam menghadapi persaingan dengan memberikan pelayanan yang terbaik dan berkualitas untuk memuaskan konsumen. Konsumen akan mendapat kepuasan apabila persepsi akan suatu produk atau jasa sama atau lebih dari yang diharapkan yang salah satunya adalah dari pelayanan yang diberikan oleh penyedia jasa. Salah satu perusahaan jasa yang berkembang saat ini adalah bisnis restoran.
            Restoran adalah suatu tempat yang diorganisasi secara komersial, yang menyelenggarakan pelayanan dengan baik kepada semua tamunya baik berupa makanan dan minuman. Tujuan operasi restoran tidak hanya untuk mencari keuntungan, tetapi juga membuat puas para tamu atau konsumen yang datang.
            Dewasa ini persaingan antara bisnis restoran makanan semakin ketat yang ditandai dengan banyaknya restoran yang tumbuh dan berkembang. Persaingan ini juga disebabkan karena semakin tingginya tingkat konsumtif masyarakat terhadap makanan, yang merupakan urutanteratas dalam pemenuhan kebutuhan primer manusia. Untuk dapat unggul dan mampu mempertahankan usaha serta pelanggannya, perusahaan harus bisa memberikan nilai yang lebih dari pesaingnya melalui upaya-upaya yang kreatif dan inovatif.
            Mie ayam Haji Koko merupakan salah satu restoran makanan cepat saji yang sangat potensial karena memiliki beberapa faktor penunjang diantaranya letak yang strategis. Mie ayam Haji Koko terus berkembang karena memiliki tekat dan komitmen untuk terus memberikan yang terbaik kepada pelanggannya, salah satunya dengan memberikan pelayanan yang profesional yaitu menyajikan makanan dengan cepat dan tepat.
            Berdasarkan uraian diatas maka penulis ingin mencoba membahas tentang masalah ini sebagai objek dalam tugas ini, dengan judul: “ANALISIS KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP PELAYANAN PADA MIE AYAM HAJI KOKO”.

1.2 Rumusan Masalah
Rumusan masalah :
            Kepuasan konsumen sangat berpengaruh sekali bagi perkembangan Mie ayam Haji Koko dimasa mendatang. Dengan adanya permasalahan tersebut maka penulis merumuskan permasalahan sebagai berikut :
1.      Berapa besar tingkat kepuasan konsumen pada Mie ayam Haji Koko?
2.      Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi tingkat kepuasan konsumen terhadap pelayanan pada Mie ayam Haji Koko?
Batasan masalah:
            Dalam penulisan ini penulis membatasi masalah pada analisis kepuasan konsumen terhadap pelayanan di Mie ayam Haji Koko pada bulan Mei 2012.

1.3 Tujuan Penelitian
Adapun tujuan dari penulisan ilmiah ini adalah :
1.      Sebagai pendorong untuk meningkatkan pelayanan pada Mie ayam Haji Koko, seperti keramahan, kesopanan,dan ketepatan.
2.      Untuk mengetahui dan menganalisis dengan menggunakan metode uji normalitas satu proporsi dan LSR.
1.4 Manfaat Penelitian
1. Manfaat Akademis : penulis mambahas masalah ini untuk dapat mengetahui tingkat kepuasan konsumen pada Mie ayam Haji Koko.
2.  Manfaat Praktis : Penulis membahas masalah kepuasan konsumen ini sebagai masukan untuk Mie ayam Haji Koko dalam meningkatkan tingkat pelayanan terhadap konsumen.

1.5 Metode Penelitian
1.5.1 Objek Penelitian
            Objek penelitian dilakukan pada Mie ayam Haji Koko di jalan Kecapi raya, Jatiwarna, Bekasi.

1.5.2 Data/Variabel
            Data yang diambil penulis adalah data primer, yaitu data yang diperoleh langsung dari objek yang diteliti, dalam hal ini data yang diperoleh dari hasil wawancara kepada subjek yang bersangkutan dalam penelitian, subjek penelitian tersebut adalah konsumen pada Mie ayam Haji Koko yang ditemui di lokasi penelitian.

1.5.3 Metode Pengumpulan Data
            Dalam penulisan ilmiah ini penulis menggunakan metode penelitian langsung, yaitu dengan cara pengumpulan data kualitatif:
a.       Riset lapangan
Wawancara
            Yaitu pengumpulan data dengan bertanya langsung kepada responden dan pihak-pihak tertentu yang berhubungan langsung dengan pengumpulan data dalam penelitian ini, data tersebut yaitu mengenai mana responden, jenis kelamin, pekerjaan dan lain-lain.

1.5.4 Hipotesis
            Hipotesis yang akan dibuktikan oleh penulis yaitu:
a.       Ho : konsumen merasa puas terhadap pelayanan pada Mie ayam Haji Koko.
Hi  : konsumen merasa tidak puas terhadap pelayanan pada Mie ayam Haji Koko.
b.      Po>50% = Puas
Po<50% = Tidak Puas

1.5.5 Alat Analisis yang Digunakan
            Metode yang digunakan untuk mengelolah data dalam penulisan ilmiah ini adalah Uji Normalitas Satu Proporsi dan Likert’s Summated Rating (LSR).


BAB II
RISET SEJENIS
2.1      Kerangka Teori
2.1.1    Pengertian pemasaran
Pemasaran merupakan salah satu komponen penting dari manajemen suatu perusahaan disamping unsur lain yang membentuknya yaitu komponen keuangan, produksi, dan sumber daya manusia.
Pengertian definisi pemasaran telah banyak dijabarkan oleh para pakar ekonomi, seperti dijelaskan oleh Philip kotler dan Amstrong didalam bukunya dasar-dasar pemasaran (1997;6), yang menyebutkan :
pemasaran adalah suatu proses social dan manajerial dimana individu dan kelompok memperoleh apa yang mereka butuhkan serta inginkan lewat penciptaan dan pertukaran timbal balik produk dan nilai dengan orang lain”.
2.1.2        Pengertian jasa
Menurut DR. Basu Swasta (2000;488) definisi jasa adalah kegiatan manfaat atau kepuasan yang ditawarkan untuk jual beli.
Menurut Philip Kotler (2002;486) pengertian jasa adalah setiap tindakan atau kegiatan yang dapat ditawarkan oleh satu pihak kepada pihak lain, yang pada dasarnya tidak berwujud dan tidak mengakibatkan kepemilikan apapun.
2.2              kepuasan pelanggan
faktor penting yang sekarang harus diperhatikan saat ini adalah kepuasan pelanggan. Jika pelanggan tidak puas maka ia akan menghentikan dan berpindah ke tempat lain yang lebih baik. Semua upaya yang akan dilakukan untuk mencapai mutu dan memberikan pelayanan yang unggul tidak ada artinya sama sekali jika tidak berusaha untuk memuaskan pelanggan.
Kepuasan pelanggan adalah persepsi pelanggan bahwa harapannya telah terpenuhi atau terlampaui (Richard.F.Gerson,2004;3).
            Faktor yang mempengaruhi kepuasan pelanggan adalah mutu dan pelayanan. Mutu dan pelayanan adalah sarana untuk mencapai kepuasan dan ikatan (Richard.F.Gerson,2004;4). Kepuasan konsumen akan terpenuhi apabila proses penyampaian jasa dari si pemberi jasa kepada konsumen sesuai dengan apa yang dipersepsikan konsumen.
2.3    Alat analisis
·         Uji Normalitas Satu Proporsi
Untuk mengetahui prilaku konsumen terhadap pelayanan pada Mie ayam Haji Koko, maka dugunakan analisis uji normalitas satu proporsi. Pengabilan data dilkukan dengan wawancara pada 50 responden dimana langkah-langkah pengujian hipotesis proporsi yang digunakan adalah satu proporsi. Menurut Ronal E. Walpole (1992;317), langkah-langkah pengujian hipotesisnya adalah :
1.      Tentukan hipotesis
Ho : P = Po,P< Po, P>Po
Hi  : P = Po,P>Po, P<Po
2.      Tentukan α dan wilayah kritik (Z)
3.      Statistik uji Z = X-(n.Po)
√n. Po.Qo
4.      Dimana      P          : proporsi yang diinginkan/ diharapkan
                  Po        : proporsi keberhasilan yang diHipotesiskan
                  Qo       : Proporsi kegagalan
                               Po + Qo = 1
                  N         : Banyaknya sampel
                  X         : Banyaknya keberhasilan dari sampel
                  α          : Tingkat kesalahan
     
                  Ho       : Hipotesa awal yang diharapkan akan ditolak
                  Hi        : Hipotesa alternative

·         Metode Liker’s Summated Rating (LSR)
LSR adalah metode pengukuran sikap (Atitude) yang banyak digunakan dalam penelitian social karena kesederhanaannya. LSR sangat bermanfaat untuk membandingkan skor sikap seseorang dengan distribusi skala dari sekelompok orang lainnya, serta untuk melihat perkembangan atau perubahan sikap sebelumnya dan sesudah eksperimen atau kegiatan.



BAB III
PENGOLAH DATA DAN ANALISIS

3.1  Objek penelitian
Objek penelitian dilakukan pada Mie ayam Haji Koko di jalan Kecapi raya, Jatiwarna, Bekasi.

3.2 Data/Variabel
            Data yang diambil penulis adalah data primer, yaitu data yang diperoleh langsung dari objek yang diteliti, dalam hal ini data yang diperoleh dari hasil wawancara kepada subjek yang bersangkutan dalam penelitian, subjek penelitian tersebut adalah konsumen pada Mie ayam Haji Koko yang ditemui di lokasi penelitian.
3.3 Metode Pengumpulan Data
            Dalam penulisan ilmiah ini penulis menggunakan metode penelitian langsung, yaitu dengan cara pengumpulan data kualitatif:
a.       Riset lapangan
Wawancara
            Yaitu pengumpulan data dengan bertanya langsung kepada responden dan pihak-pihak tertentu yang berhubungan langsung dengan pengumpulan data dalam penelitian ini, data tersebut yaitu mengenai mana responden, jenis kelamin, pekerjaan dan lain-lain.



BAB IV
HUBUNGAN ANALISIS

4.1       Hipotesis
Hipotesis statistic adalah pernyataan atau dugaan mengenai satu atau lebih populasi. Benar atau salahnya suatu hipotesis tidak akan pernah diketahui dengan pasti, kecuali bila sudah memeriksa sampel yang dijadikan bahan pengujian.
Hipotesis yang akan dibuktikan oleh penulis yaitu:
a.       Ho : konsumen merasa puas terhadap pelayanan pada Mie ayam Haji Koko.
Hi  : konsumen merasa tidak puas terhadap pelayanan pada Mie ayam Haji Koko.
b.      Po>50% = Puas
Po<50% = Tidak Puas
4.2       Alat Analisis yang Digunakan
·         Uji Normalitas Satu Proporsi
Untuk mengetahui prilaku konsumen terhadap pelayanan pada Mie ayam Haji Koko, maka dugunakan analisis uji normalitas satu proporsi. Dengan menggunakan rumus sebagai berikut :
Statistik uji Z = X-(n.Po)
√n. Po.Qo
Dimana            P          : proporsi yang diinginkan/ diharapkan
                        Po        : proporsi keberhasilan yang diHipotesiskan
                        Qo       : Proporsi kegagalan
                                     Po + Qo = 1
                        N         : Banyaknya sampel
                        X         : Banyaknya keberhasilan dari sampel
                        α          : Tingkat kesalahan
           
                        Ho       : Hipotesa awal yang diharapkan akan ditolak
                        Hi        : Hipotesa alternatif
Peolakan Ho membawa kita pada penerimaan Hi

·         Liker’s Summated Rating (LSR)
LSR ini merupakan jenis skala yan digunakan untuk mengukur variable penelitian. Pada setiap item jawaban memiliki nilai dari yang tertinggi sampai terendah, yaitu sebagai berikut :
a.       Sangat setuju                     bernilai            5
b.      setuju                                 bernilai            4
c.       ragu-ragu                           bernilai            3
d.      Tidak setuju                      bernilai            2
e.       Sangat tidak setuju           bernilai            1

Langkah pengujuan hipotesis
·         1908 x 100% = 76,32% dibulatkan menjadi 80%
2500
Po = 0,8
·         Po > 50% puas
Po < 50% tidak Puas
Ho : diterima
Hi  : ditolak


BAB V
RANGKUMAN DAN SARAN


5.1       Saran
Saran yang dapat disimpulkan kepada Mie ayam Haji Koko sebagai berikut :
1.      Mie ayam Haji Koko harus lebih meningkatkan mutu dan kualitas pelayanannya agar konsumen semakin puas dengan pelayanan yang diberikan.
2.      Perlu dibuat potongan harga bila ada acara khusus agar pelanggan bertambah lebih banyak.

Minggu, 08 April 2012

Bunga pada bank


Sumber pendapatan keuntungan bank ada dua yaitu :
1.Interest speread yang terdiri dari :
- Deposito
- Loan

Di dalam deposito sendiri terdiri dari :
- Tabungan
- Giro
- Deposito

2.Fee  yang terdiri dari :
-kliring
-transfer
-inkaso
-latter of credit (LC)
-bank garansi (BG)
-safe deposit box
-valas

Untuk menghitung bunga pada bank digunakan perhitungan seperti dibawah ini :
  1. Perhitungan bunga saldo akhir
  2. Perhitungan bunga saldo rata-rata
  3. Perhitungan bunga saldo terendah
  4. Perhitungan bunga perubahan saldo (daily)
Didalam perhitungan bunga saldo akhir biasanya dengan manggunakan rumus seperti dibawah ini :
1. Untuk menghitung bunga deposit
= %i x hari bunga (HB) x nominal/ 365
                                                                                   
 2. Menghitung bunga Loan
= %i x hari bunga (HB) x nominal/360





Begitu juga dengan Perhitungan bunga saldo rata-rata maka akan menggunakan rumus seperti dibawah ini :

= Saldo1/ hari + saldo2/hari + saldo3/hari

Jika menggunakan Perhitungan saldo terendah maka akan menggunakan rumus seperti dibawah ini :

            = (saldo1+saldo2+saldo3)/ jumlah transaksi


Dan untuk menghitung saldo awal bulan yaitu setelah menghitung bunga uang mengendap maka bunga tersebut di jumlahkan dengan saldo akhir, dan hasilnya akan menjadi saldo di awal bulan selanjutnya.

KLIRING



Kliring adalah transaksi yang dilakukan oleh bank yang satu ke bank yang lain dengan menggunakan BI sebagai perantara atau mediator. Warkat atau data keuangan elektronik yang digunakan bank dalam melakukan KLIRING  adalah alat pembayaran bukan tunai yang diatur dalam peraturan perundang-undangan atau ketentuan lain yang berlaku.

Sebagai contoh :

Tn Budi mempunyai giro pada Bank Siti, sedangkan Tn Anto mempunyai simpanan giro dan tabungan pada Bank Karman. Tn Budi ingin mengirim cek kepada Tn Anto sebesar Rp 10. 000. 000, yang menjadi permasalahan adalah Tn Budi dan Tn Anto mempunyai rekening di bank yang berbeda.untuk mengatasi masalah seperti ini maka BI hadir sebagai penghubung atau mediator antara bank tersebut. Bank Siti dalam hal ini mengirim surat kepada BI yang disebut nota debet keluar, karena yang mengeluarkan surat adalah bank Siti. Lalu BI mengirim kembali surat kepada Bank Karman yang disebut dengan nota debet masuk. Lalu BI akan metransfer uang cek tersebut kepada bank yang bersangkutan sehingga Tn Anto bisa mencairkanya di Bank Karman.

Contoh kasus 2:
Udin berdomisili di Jakarta ingin mengirim uang kepada saudaranya yang berada di Papua bernama Sapri. Udin menyimpan rekeningnya di Bank BNI sedangkan Sapri mempunyai rekening di Bank Daerah Papua. Sedangkan bank BNI tidak ada di Papua, dan di jakarta juga tidak ada Bank daerah Papua. Sedangkan kliring bisa terjadi juka disatu daerah terdapat bank ke dua bank tersebut. Maka yang harus dilakukan bank BNI adalah bank BNI harus menemukan daerah yang terdapat ke dua bank tersebut untuk melakukan kliring, sebagai contoh di bali terdapat kedua bang tersebut maka bank BNI akan mentransfer uangnya ke bank BNI yang ada di bali kemuadian bank BNI bali melakukan kliring pada bank daerah papua yang ada di bali. Maka dengan cara itu Sapri bisa menerima kiriman uang dari udin.

            Dari keterangan di atasa dapat ditarik kesimpulan bahwa kliring bisa terjadi apabila dilakukan beda bank, dan ada kantor bank yang berbeda berdomisili berdekatan.bank yang ingin melakukan kliring harus memiliki dana simpanan yang ada pada BI sebesar 8%.

Minggu, 01 April 2012

.Produk dan Jasa dalam Bank


Didalam sebuah bank terdapat 2 barang yang dijual yaitu produk dan jasa, dan sekarang saya akan membahas tentang produk yang dijual oleh bank.

Produk dalam bank terbagi menjadi 2 yaitu :

1.      Deposito
2.      Kredit

Deposito
Deposito sendiri terbagi menjadi 3 yaitu :
-Tabungan (seving deposit)
-Giro (demand deposit)
-Deposito (time deposit)

Kredit
Kredit juga terbagi mejadi 3 yaitu :
-Kredit investasi
-Kredit komersial
-Kredit usaha kecil

Tingkat voladitas dana pada kredit :
Apabila tingkat dananya tinggi disebut kredit investasi
Bila tingkatnya rendah disebut kredit konsumtif

Dengan adanya penggunaan atm maka akan flukuaktif, sekarang bisa dilakukan transaksi melalui cek/bigiro.
-Cek bisa tunai (atas nama) hanya bisa dicairkan oleh orang yang namanya tertera dalam cek tersebut.
-Bigiro (atas unjuk) bisa dicair kan oleh siapa saja yang memegang bigiro tersebut walaupun namanya tidak ada didalamnya.

Atm sering disebut juga credit card bisa juga plastik money atau less cash society serta bisa juga disebut bank mindedness.
Bank mindedness adalah bentuk rill untuk menunjukan kredit komersial yang mempengaruhi credit card,

kredit usaha kecil minimal 20% dari total loan yang ada.

Senin, 19 Maret 2012

Benarkah Nasi Putih Makanan Tak Sehat

Beras merah bisa menggantikan nasi putih, bahkan menurunkan risiko diabetes hingga 16%.
Minggu, 25 Juli 2010, 17:57 WIB
Hadi Suprapto, Lutfi Dwi Puji Astuti 
Hidangan Bak Kut Teh dengan nasi dan sayur asin (VIVAnews/Renne Kawilarang)
BERITA TERKAIT
VIVAnews - Nasi putih sudah menjadi makanan pokok masyarakat Indonesia. Namun sebuah penelitian dari Universitas Harvard menemukan bahwa mengkonsumsi nasi putih sangat tidak sehat untuk para penderita diabetes. Lalu, makanan apa yang bisa menggantikan nasi putih?

Seperti dikutip dari laman Genius Beauty, peneliti menyatakan bahwa beras merah bisa menggantikan nasi putih, bahkan menurunkan risiko diabetes hingga 16 persen.
Mengganti nasi putih dengan beras merah merupakan salah satu cara terbaik menekan peningkatan gula darah. Alasannya, nasi halus atau putih bisa meningkatan kadar gula darah Anda.

Studi ini dilakukan di AS yang melibatkan lebih dari 200 ribu orang. Hasil penelitian, ditemukan bahwa porsi makan 150 gram beras putih lebih dari lima kali seminggu meningkatkan risiko diabetes sebesar 17 persen dibandingkan dengan orang-orang yang makan hanya satu porsi nasi dalam sebulan.

Hal ini dijelaskan oleh fakta bahwa beras merah kaya serat yang bisa digunakan untuk diet. Penggilingan beras coklat menghapus sebagian besar serat tersebut, sehingga kadar glukosa darah lebih tinggi.

Beras putih lebih sehat daripada beras putih dilihat dari konten serat dan nutrisi. Bran atau bekatul dari gabah mengandung vitamin B, mineral, serat, asam folat, juga kaya kalium, seng, tembaga, dan yodium. Selain itu beras pecah kulit memiliki rasa kacang ringan.

Jadi pecinta nasi putih harus beralih ke beras merah dan biji-bijian lainnya. Para peneliti merekomendasikan mereka yang suka makan banyak nasi putih untuk menggantinya dengan beras merah. (sj)

Analisa artikel berdasarkan penulisannya sesuai dengan EYD.
1.Topik
Artikel yang dibahas adalah bermakna kesehatan, yaitu membahas nasi putih merupakan makanan yang kurang baik untuk penderita penyakit diabetes.

2.Analisa
- Judul pada artikel yang diambil dari VIVAnews.com pada tanggal 25 juli 2010, 17.57 wib.
      “Benarkah Nasi Putih Makanan Tak Sehat”
Judul ini merupakan kalimat pertanyaan maka seharusnya diakhir kalimat diberi tanda Tanya (?), dan ada kata yang tidak baku yaitu kata “tak” seharusnya menggunakan “Tidak”.

Kalimat yang seharusnya :
     “Benarkah Nasi Putih Makanan Tidak Sehat ?”

-Pada paragraf 6 disebutkan “bran atau bekatul dari gabah..” ini adalah kata-kata istilah yang tidak semua pembaca memahami dan seharusnya diberi keterangan dalam tanda kurung ( “( )” ).

Minggu, 18 Maret 2012

Asset Dan Liabilities Pada Bank

Bank memiliki dua bagian dana atau bagian yang dapat menjalankan operasi perbankan yaitu Asset dan Liabilities.

ASSET                  LIABILITIES
Cash reserves         Deposito III
Loan / Kredit          Securities II
Securities                Capital I
Othet Asset

Di dalam aktiva terdapat securities, yaitu surat berharga atau biasa disebut saham (stock). Yang diperjual belikan di bursa efek indonesia dan keuntungan dari memiliki saham adalah mendapatkan deviden.
Loan adalah pinjaman dana oleh masyarakat kepada pihak bank dan akan di kembalikan secara kredit.

Pencatatan akun dalam perbankan harus selalu dilaporkan ke bank indonesia agar dapat dipantau perkembangannya oleh bank indonesia.

Contoh pencatatn akun dalam perbankan:
Apabila ada nasabah yang akan menabung dengan nilai Rp 5.000.000
Pada hari itu, maka akun yang di catat adalah.

Kas                                 Rp 5.000.000
          Tabungan                         Rp 5.000.000

Minggu, 11 Maret 2012

Lembaga Keuangan

 Sebelum adanya sebuah bank sebagai perantara keuangan, orang yang mempunyai kekurangan / minus dalam masalah keuangan bingung untuk meminjam uang, Karena jika seorang yang minus/(B) ingin meminjam uang mereka harus mempunyai / mangenal orang yang berlebih dalam keuangan/(A). syarat tejadinya aksi diatas adalah pihak A dan B harus saling kenal dan uang yang dipinjam harus sesuai dengan pinjaman yang disepakati/yang dimiliki oleh pihak A. karna susahnya untuk mencari pinjaman dengan seseorang yang kita kenal maka akhirnya bank pun hadir dengan tujuan untuk menolong orang yang kekurangan untuk meminjam uang dan tempat menabung orang yang berlebih keuangan. Bank akan memberikan bunga bank kepada setiap nasabah baik yang meminjam ataupun yang menaruh uang nya dengan tujuan semakin banyak nasabah yang menggunakan jasa bank.
Bank akan mendapat keuntungan jika bunga peminjam lebih besar dari bunga yang menabung, pihak A akan menyetor uangnya pada bank sebagai deposito, baik itu dalam bentuk seving deposito/tabungan, demand deposito/ giro atau pun dalam bentuk time deposito /deposito yang masing – masing akan mendapat bunga sesuai ketetapan. Pihak B yang kekurangan akan meminjam uang ke bank yang disebut dengan kredit yang juga akan dikenakan bunga oleh pihak bank, bank bukan hanya satu-satunya perantara keuangan, selain bank ada juga pasar modal(capital market) sebagai perantara keuangan yang tujuannya sebagai tempat untuk bertemunya pihak A dan B baik yang saling kenal maupun yang tidak saling kenal dengan menjual dan membeli saham(surat kepemilikan) dan juga obligasi(surat hutang).
Orang yang melakukan transaksi dipasar modal umumnya membeli saham dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan atau deviden, deviden akan dibagikan kepada setiap pemegang saham pada saat RUPS(rapat umum pemegang saham) yang dilaksanakan dalam satu tahun sekali. Tapi banyak juga orang yang melakukan short transaction sebagai cara cepat untuk mendapat keuntungan atau kali ini disebut dengan capital gaint atau keuntungan pada saat penutupan pasar. Tapi tidak jarang juga orang membeli obligasi dipasar modal untuk mendapat keuntungan yang biasa disebut diskonto. Jika pihak A atau B melakukan transaksi didalam pasar modal dan mandapat kerugian maka kerugian tersebut akan langsung jatuh kepada nya tanda ada yang menjamin kerugian tersebut. Sedangkan jika pihak A dan B melakukan sebuah transaksi di bank maka jika mengalami kerugian bank akan menanggung kerugian tersebut.
Bank sebagai perantara keuangan tidak mau menanggung kerugian tersebut seorang diri maka bank menggandeng atau mengasuransikanya kepada perusahaan asuransi untuk ikut menanggung kerugian tersebut. dengan jaminan dengan membayarkan dana yang disebut dengan premi asuransi, tapi perusahaan asuransi juga tidak mau menanggung kerugian yang terlalu besar. Maka perusahaan asuransi tersebut juga menggandeng atau mengasuransikan lagi kepada perusahaan asuransi lainnya yang disebut perusahaan reasuransi untuk ikut menanggung kerugian tersebut. Pihak asuransi yang direasuransikan juga tidak mau menanggung kerugian yang besar maka dari itu perusahaan akan melakukan retrosesi atau mengasuransikan lagi ke perusahaan retrosesi yang hanya ada di luar negri atau Negara lain yang memiliki perusahaan tersebut, karena perusahaan retrosesi belum ada diindonesia. Perusahaan retrosesi sebagai penanggung terakhir sebuah kerugian maka akan membuat anak perusahaan baru dengan dana  usaha yang diretrosesikan oleh perusahaan reasuransi untuk mengumpulkan keuntungan sebanyak-banyaknya sebagai jaminan untuk menanggung bila terjadi kerugian. Maka anak perusahaan tersebut mencari keuntungan di pasar modal, pasar modal yang digunakan untuk mencari keuntungan adalah pasar modal diindonesia, karna pasar modal Indonesia adalah pasar modal yang paling banyak melakukan transaksi. Saham bank yang melakukan asuransi ternyata ada juga dipasar modal jadi perusahaan baru yang dibuat oleh perusahaan retrosesi tersebut membelinya dengan tujuan untuk mengatur bank, jika ingin mengasuransikan dana maka ke perusahaan-perusahaan yang menjadi cabang-cabang yang berada pada pihak perusahaan sendiri. Pihak bank juga membuat anak perusahaan baru dengan tujuan mendapat keuntungan yaitu perusahaan leasing. Sebagai tempat untuk nasabah yang ingin membayar cicilan motor dan mobil, dengan ikut menggandeng perusahaan pembuat motor dan mobil. Pihak leasing juga mengasuransikan usahanya pada perusahaan asuransi agar jika terjadi kehilangan motor ataupun mobil pihak leasing tidak menanggung sendiri kerugiannya.
Jadi kesimpulannya adalah perantara-perantara keuangan yang ada diatas saling mengaitkan satu sama lainnya… sekian..